About Me

header ads

Sajak Sang Adam - Puisi Artvelo Sugiarto

Artvelo Sugiarto

SAJAK SANG ADAM

Semestinya aku tak memanjat pohon itu
ketika engkau merajuk untuk memakan buahnya
Kekasih, Semestinya tak sebatas atas
ketika samudera hanya ciptakan gelombang
dan sisakan buih sepanjang pantai
lalu dengan perlahan menyapu goresan rinduku di pasir tentang kamu
tidakkah engkau tahu 
terumbu karang yang pernah kita tanam tumbuh sepanjang dasar samudera
kini telah menjadi tempat bermain dan beranak pinak cinta kita

semestinya aku tak memanjat pohon itu 
ketika engkau merajuk dengan linang air mata darahmu

Apakah engkau tak menyadari 
saat engkau simpan sepasang buah yang ranum 
dan begitu indah pada bidang dadamu 
lalu membuatmu  membusung begitu angkuh

Sebenarnya aku sudah enggan mengayuh biduk menuju dermagamu
bukan gelombang yang aku sangsikan
namun alunmu begitu kuat menyeretku ketengah samudera 
dengan segala pongah dan kesombonganmu...

Semarang 13-juli-2014



AKU
akulah si bangsat itu
yang memburumu dengan belati di tangan
berlari menyeberangi padang luka
sembunyi di balik semak dendam
esok adalah malam purnama
pada altar aku persembahkan
lidahmu yang menjulur panjang
dengan belati berkarat menancap
agar bisa engkau rasakan
bagaimana pedihnya luka yang begitu memanjang
akulah si bangsat itu
ketika engkau bertanya
siapa tabuh genderang perang
ya...
aku si bangsat itu



LELAKI DARI KEDUNGGALAR
(masih dalam kenangan bersama Hardho Sayoko Spb saat belia)

adalah lelaki dari Kedunggalar
di tanganmu tergenggam benih aksara
mengupas kata jadi sajak
tertebar dicakrawala
ketika siang
adalah matahari
yang panas menyengat kulit dan jiwa
agar berteduh dibawah payungNya
kala malam
adalah bulan dan bintang
indah dibentang sukma
jadikan cinta
menerangi jiwa menapak langkah ke sorga

adalah laki laki dari kedunggalar
ditebarnya benih benih sajak
dari pikir dan akalnya
bagi bumi kecintaannya

laki laki dari kedunggalar
adalah laki lakibaja
mengubah besi jadi samurai
menebas kebodohan
jadikan kepandaian

laki laki dari kedunggalar
adalah laki laki perkasa

Semarang, 29-6-2012


Artvelo Sugiarto; Penyair kelahiran Ngawi dan menetap di Kota Semarang. Banyak karya yang ia tulis dan pernah aktif mengkumdangkan sastra bersama komunitasnya Kumandang Sastra Semarang dan Begkel Sastra Taman Maluku.